Minggu, 05 Juli 2015

Musibah Adalah Surat Cinta

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahi rahmanirrahim...
 
    Pembaca yang dirahmati oleh Allah. Dua hal yang sangat akrab dalam kehidupan kita; nikmat dan musibah. Betapa banyak nikmat yang telah Allah berikankepada kita sehingga terkadang kita sering tidak  bisa merasakan kehadirannya kecuali saat posisinya telah di gantikan oleh musibah. Betapa sering kita lalai terhadap nikmat Allah sehingga Allah menegur kita dengan musibah.

     Seorang yang senantiasa sehat akan sangat sulit mensyukuri kesehatannya kecuali saat ia tergolek lemas lemas ditawan sakit. Demikian juga orang kaya, belum tentu bisa mensyukuri arti harta yang ia pegang kecuali setelah tertimpa kepapaan. Demikian seterusnya.

     Saudara dan saudariku, ibarat musibah bagi seorang mukmin laksana surat cinta yang datang dari Allah Subahana Wa Ta'ala buat hamba terkasih-Nya. Terkadang orang yang dicintai lupa terhadap yang mencintainya karena beberapa hal. Ia baru sadar dan merasa dicintai ketika telah mendapatkan sepucuk surat dari kekasihnya. Demikian pun orang mukmin, saat iman dan cintanya melemah terhadap Allah Subahan Wa Ta'ala maka Allah mengingatkan kehadiran-Nya melalu "surat cinta" tersebut. Supaya hamba yang mukmin tadi tidak belarut-larut dalam keterpurukan cinta dan iman.

     Semoga saat "surat cinta" itu datang, kita semakin bertambah rindu dan semakin dekat dengan Allah Subaha Wa Ta'ala. Bukan malah sebaliknya, semakin menjauh...menjauh... dan menjauh sehingga Allah Subahana Wa Ta'ala pun menjauh. Semoga Allah Subahana Wa Ta'ala merahmati ayah kita, Adam Alaihi Salam dan ibunda Hawa saat mereka kembali berusaha mendekat kepada Allah setelah menganiaya diri mereka dan mendapatkan musibah karenanya.
Keduanya berkata, sebagaimana yang di kisahkan dalam al-Qur'an:

Keduanya berkata, "Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (QS.al-A'raf:23)

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar