Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
hari ini saya kembali dengan tulisan saya mengenai hijab lagi nih. semoga berkenan untuk para pembaca yaa…
di Indonesia meskipun penduduknya mayoritas muslim, tapi ternyata masih banyak wanita-wanita muslim yang enggan berhijab. mungkin salah satu penyebabnya karena modernisasi dan globalisasi yang berkembang pesat di tanah air, dimana kebanyakan wanita Indonesia cenderung lebih suka berekspresi sebebas-bebasnya yang melegalkan pertunjukan aurat dan cenderung mengikuti trend berbusana bangsa kafir yang smakin terbuka malah smakin bangga. memang sih gak semua wanita Indonesia seperti itu, masih banyak kok muslimah Indonesia yang patuh dengan perintah Allah. tapi masih banyak juga yang membangkang dengan mengatasnamakan emansipasi wanita. padahal Islam juga mengenal emansipasi wanita. justru ketika munculnya agama Islam, wanita mulai diangkat derajatnya. dulu itu wanita hanya sebagai pemuas nafsu kaum adam, hina, gak punya harta warisan, diperbudak, serta melahirkan bayi wanita merupakan aib. semenjak turunnya wahyu Allah yaitu Al-Qur’anul karim, wanita sangat dimuliakan di dalam kitabullah tersebut bahkan Allah mengabadikan wanita dalam surah An-Nisa yang berarti wanita, itu sudah cukup menjadi bukti bahwa Allah sangat menyayangi kaum wanita. namun sayangnya, tidak banyak wanita yang memahami hal ini. kebanyakan mindset mereka yang belum berhijab adalah suatu hal yang ‘sepele’ jika berpenampilan membuka aurat.
coba deh mikir sedikit, kalo semisal kita mempertontonkan aurat kepada lelaki yang bukan mahram maka peluang terjadinya pelecehan seksual lebih tinggi, kan? apalagi kalo lelakinya itu berakhlak buruk kemudian melucuti kehormatan kita, bukankah pihak wanita yang nantinya akan paling merugi? disinilah justru peran hijab sebagai upaya pencegahan dari tindakan pelecehan seksual. jika saja kita tidak pamer aurat maka lelakipun juga tidak akan tergiur untuk menggoda, iya kan? kalo udah terjadi perkara ya jangan salahin orang lain, mending ngaca dulu pada diri sendiri. pasti ada yang salah pada diri kita hingga memicu perkara tersebut.
kita pake logika aja, waktu zaman nabi Adam Alaihis Salam, manusia sudah mampu berpikir untuk menutup kelamin mereka entah itu dalam bentuk baju atau kain aja. dan sebodoh-bodohnya manusia pun, jika dia mempergunakan otaknya untuk berpikir, pasti akan terbesit rasa malu jika alat kelaminnya terpampang bebas. terus gimana dengan wanita-wanita yang suka pamer aurat? masa pola pikirnya kalah sama manusia zaman dulu? tau gak kalo binatang itu bertindak berdasarkan hawa nafsu tanpa menyertakan akal pikiran? #ehh
Nah, sebagai manusia di zaman modern yang memiliki volume otak yang diatas rata-rata, seharusnya kita juga semakin mengerti bagaimana cara berpakaian yang baik untuk menjaga diri dari hal-hal buruk serta mampu membudayakan rasa malu. cuma satu solusi terampuh dan pastinya solusi ini datangnya dari Allah yaitu BERHIJAB.
gak usah ikut-ikutan style artis yang kamu kagumi karena kecantikannya. mereka itu terlihat cantik dan mulus karena masih ada kulit yang membalut tubuh mereka. coba kalo kulit itu terbakar api neraka akibat tidak menjalankan perintah Allah yang paling utama bagi kaum wanita, bakal masih terlihat cantik dan mulus gak? jadi ukhty, aurat itu bukan barang dagangan yang siap dijajakan ditempat umum. bukankah semakin banyak pasang mata yang bukan mahram melihat aurat kita, maka semakin tertimbun saldo dosa kita? direnungin baik-baik ya ukhti, lebih cepat berhijab akan lebih baik. saya gak bermaksud untuk menghasut, tapi ini semua nantinya akan kembali lagi untuk diri ukhti sendiri :)
1. JILBABIN HATINYA DULU
hati itu bukan aurat, gimana caranya hati make jilbab? coba benahi yang kelihatan secara fisik dulu. aurat yang benar-benar terpampang itu kan rambut, dada, paha, kulit tangan dan kaki. tutup dulu yang telihat kasat mata deh! biasanya wanita yang berdalih dengan alasan ini akan kasih pernyataan “Percuma kan berhijab tapi kelakuannya buruk.” kalo niat berhijabnya karena Allah semata insya Allah dengan sendirinya akan memperbaiki kelakuan menjadi lebih baik. yakinlah Allah pasti akan menuntun hambaNya yang mau berusaha untuk menjalankan perintahNya. kalo niat hijabnya cuma karena fashion, disuruh pacar, ikut-ikutan temen, tuntutan sekolah, dan sebagainya jelas akan cenderung melencengkan fungsi dan keutamaan berhijab itu sendiri karena mereka berhijab demi manusia, bukan demi Dzat yang telah menciptakannya.
2. BELUM DAPET HIDAYAH
gak ngerti deh sama wanita yang make alasan ini untuk berkilah, emang gimana caranya kamu tau kalo kamu udah dapet hidayah? lewat mimpi ketemu malaikat jibril gitu? atau nunggu hidayah jatuh dari langit? hadeh -_-” hidayah itu kita sendiri yang cari! caranya ya dengan kita berusaha untuk semakin mendekatkan diri pada Allah. semakin kamu merasa dekat dengan Allah pasti akan ada suatu daya tarik dan keinginan untuk selalu melaksanakan setiap perintahNya dan menjauhi laranganNya. kalo kita kerjaannya cuma tidur aja tanpa mau mau kerja, apa mungkin ada uang yang turun dari langit? sama halnya seperti hidayah, kalau kita tidak berusaha untuk menggapainya apakah mungkin hidayah akan menghampiri kita? tau gak kalo yang datengnya langsung dari Allah itu namanya AZAB, bukan hidayah. karena hidayah itu sesungguhnya didapatkan dari usaha manusia itu sendiri yang ingin menjadi pribadi sebaik-baiknya manusia di mata Allah. sedangkan azab yang datang langsung dari Allah itu diterima manusia karena kelalaian manusia itu sendiri atas kemunafikan dari perintah Allah. sebenernya dengan punya niatan ingin berhijab aja itu udah termasuk hidayah dari Allah loh.. tinggal gimana langkah kamu selanjutnya mau langsung berhijab atau malah mau menundanya? inget, sesuatu yang ditunda-tunda itu gak baik. selagi mampu, maka kerjakan! mana tau kalo kita meninggal besok, ya kan?
3. BELUM SIAP
diajak berhijab aja belum siap, kalo diajak masuk surga pasti belum siap juga (#ehh) entah yang pake alasan ini sadar gak kalo perintah berhijab itu datangnya dari Allah? gak ada toleransi alasan “belum siap” karena ini perintah dari Pencipta kita dan kita sebagai hamba wajib untuk menjalankannya! coba kalo malaikat izrail tiba-tiba dateng terus mau nyabut nyawa kita, apakah kita bisa bilang “ya malaikat, saya belum siap mati. nanti aja yah cabut nyawanya..”? kalo emang udah takdirnya mati hari itu juga ya pasti akan mati, malaikat mana mau peduli kamu siap atau gak, kamu mau atau gak. makanya gak akan ada toleransi kesiapan bagi kamu karena Allah sudah menggariskan kehidupan hambaNya. siap gak siap ya harus siap. sebenernya kesiapan seseorang itu kan bergantung pada dirinya sendiri bukan orang lain. boleh jadi sugesti “belum siap” ini muncul karena terpengaruh oleh bisikan setan. itu sugesti negatif, sebagai seorang muslim harusnya kita tidak boleh terjebak. setan akan melakukan segala cara kan agar bisa menghasut ke jalan yang sesat. pasti nanti akan ada aja yang berdalih, “Daripada nanti dilepas lagi kerudungnya karna belom siap. mending nunggu siap dulu.” sekarang yang jadi pertanyaan apa kamu mau dituntun oleh setan? setan, jin kafir dan iblis itu ahli neraka. mereka bakal kekal disana. jadi jangan mau diperbudak oleh mereka. ayo move up!!
4. TAKUT GAK DAPET JODOH
gak ada data otentik yang mampu membuktikan bahwa wanita berhijab itu susah dapet jodoh. buktinya banyak kakak-kakak hijabers yang udah menikah. gak ada jaminan kalo wanita gak berhijab itu lebih gampang dapet jodoh, buktinya masih banyak artis-artis cantik yang masih single. jadi gak usah paranoid gitu. jodoh itu Tuhan yang ngatur. tugas kita cukup memperbaiki kualitas diri kalo mau jodoh yang baik karena jodoh itu cerminan dari diri kita sendiri. Allahpun sudah memastikan bahwa wanita yang baik hanya untuk pria yang baik pula, dan sebaliknya. silakan baca surat An-nuur ayat 26. zaman skarang pria itu emang suka banget ngeliatin wanita-wanita seksi, itulah naluri mereka sebagai pria. tapi bukan brarti mereka mau menikahi wanita yang seperti itu kan? jika pria sangat senang melihat “sesuatu” yang bukan haknya cukuplah kita tahu sampai dimana kadar imannya. karena pada dasarnya menundukkan pandangan jauh lebih baik. semisal pria harus milih antara wanita salehah atau wanita seksi, kalo pria itu punya iman dan nalar yang cukup, pastilah dia lebih milih wanita salehah. karena dia tau betul kalo wanita salehah akan taat pada suami, akan menghasilkan keturunan yang baik, akan senantiasa mendampinginya menuju jalan yang lurus. nah makanya setelah berhijab kita juga harus memperbaiki akhlak supaya insya Allah bisa menjadi wanita salehah idaman pria baik-baik. oke ukhty?? ;)
5. KERUDUNG DAN JILBAB BIKIN GERAH
belum atau baru mau coba berhijab aja udah ngeluh kepanasan dan kegerahan duluan, coba bandingkan dengan wanita muslim di timur tengah sana yang semuanya berhijab. mereka tinggal di daerah gurun pasir yang suhu udaranya jelas jauh lebih tinggi daripada Indonesia, sangat panas. tapi kok mereka gak ada yang ngeluh kepanasan dan kegerahan ya? masih ada satu tempat yang paling panas selain tempat di bumi ini. jadi ukhti please berhenti jadi wanita yang banyak mengeluh. kita ambil sisi positifnya aja kalo dengan berhijab justru kulit kita terhindar dari sengatan sinar ultra violet yang dapat merusak kulit. kulit kita jadi gak kusam dan tetap terjaga kesehatannya. lagipula Allah menyuruh kita berhijab kan pasti supaya kita terlindungi. jadi mustahil jika hijab itu akan merusak diri kita. Allah gak mungkin memerintahkan suatu hal yang buruk bagi hambaNya. kalo baru mau berhijab aja udah banyak ngeluhnya, itu sama aja kalah sebelum berperang. mending coba dulu dan rasakan sensasinya dijamin deh bakal betah, nyaman dan gak akan ada niatan untuk lepas kerudung. malah kebanyakan kesan setelah berhijab itu seperti ini “Tau gini kenapa gak berhijab dari dulu aja yah?” inget ukhti, neraka itu jauh lebih panas daripada kota Jakarta. saya gak berniat nakut-nakutin loh cuma sekedar mengingatkan aja ;)
6. DILARANG ORANGTUA
Kadang ada aja Ibu yang gak mau anaknya berhijab dulu soalnya takut anaknya susah dapet jodoh lah, dikira fanatik Islam lah, atau takut anaknya mengikuti aliran-aliran tertentu. Status orangtua memang tinggi di dalam ajaran Islam, sudah kewajiban anak untuk mematuhi perintah orangtua SELAMA apa yang diperintahkan mereka sejalan dengan perintah Allah.
7. SUSAH DAPET PEKERJAAN
pekerjaan yang kamu dapatkan atas izin siapa? rizki yang kamu dapatkan atas izin siapa? masa lebih manut sama boss daripada sama Dzat yang mengizinkan kamu untuk bekerja dan mendapat rizki? alhamdulillah jika pekerjaan kamu membolehkan wanita berhijab. jika tidak, akan ada jalannya dimana pekerjaan kamu menerima hijabmu. memang gak semua pekerjaan, tapi setidaknya masih ada. cari pekerjaan yang direstui Allah. jangan sampai kita diperbudak oleh uang dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan banyak uang demi kesenangan duniawi. ingat, kita gak hidup kekal di bumi ini. antara urusan dunia dan akhiratpun harus seimbang agar kita menjadi orang yang selamat di kemudian hari. maka itu mulailah dari hal yang sederhana dulu, yaitu berhijab. nanti untuk akhlak baik dan tingkat ketebalan iman insya Allah akan mengikuti. ironis memang kalo uang itu bukan segala-galanya tapi segala-galanya memerlukan uang. mindset yang seperti itu tak jarang membuat manusia jadi gelap mata, seolah dia akan mati jika tidak mati-matian mencari uang. janganlah mengejar sesuatu yang tidak bisa dibawa mati. khususnya wanita, sampai banyak yang rela menjual diri, rela harga dirinya terinjak-injak, rela mengorbankan kehormatannya, hanya demi harta yang berlimpah. kemudian ia menjadi lalai dan berani kepada Allah karena merasa telah memiliki segalanya. kita ini para wanita akhir zaman, jangan sampai kita termasuk golongan manusia yang merugi hanya karena tidak berhijab.
8. TAKUT JELEK
hijab itu cantik di mata Allah. tapi kebanyakan wanita yang belum berhijab ini lebih takut keliatan jelek di mata manusia daripada jelek dimata Allah. penampilan fisik yang rupawan adalah bonus, justru yang paling utama dan fital itu keimanan dan bagaimana kita menjaga aurat. banyak wanita yang akan merasa cantik dan lebih percaya diri jika rambutnya yang panjang dan indah itu tergerai kemudian diperhatikan oleh khalayak banyak. bangga gitu dinilai cantik oleh orang-orang? mentang-mentang kalo udah pake krudung gak bakal keliatan lagi keindahan rambutnya trus jadi menunda berhijab deh. mentang-mentang gak mau keliatan jelek jadi gak masalah gitu menyepelekan perintah Allah? yang penting tetep tampil cantik dihadapan orang ya kan? STOP! Hijab bukan soal cantik atau gak cantik. Tapi hijab adalah perintah dari Sang Khaliq Pencipta Alam Semesta ini. Berhijab adalah sebagai bentk ketaatan kita padaNya. kebanyakan kita uda pernah coba berkerudung trus dibilang jelek sama temenmu kemudian kita akan lebih stres kepikiran apa kata orang daripada kepikiran apa kata Allah. kalau kita seperti itu sama saja kita hanya mengedepankan hal duniawi dan mengesampingkan kehidupan kita yang sesungguhnya yang abadi di akhirat. sadarlah wahai ukhty, yang dimaksud dengan cantik adalah kecintaan terhadap Allah, kemuliaan hati, dan keindahan akhak. kecakapan wajah bukanlah suatu tolak ukur bagi Tuhan untuk melihat seberapa cantiknya kamu. jelek penampilan itu sifatnya relatif, tergantung dari siapa yang melihatnya. jika berhijab itu jelek menurut manusia kan bukan berarti jelek juga dimata Allah.
Yup.. sekira itu tadi delapan alasan klasik yang paling favorite digunakan oleh wanita yang belum berhijab untuk menunda hijabnya. sedikit lagi dari saya, hijab itu bukanlah sebuah trend, jadi kamu gak perlu mengikuti gaya berbusana hijabnya artis-artis yang serba glamour itu. dan janganlah sampai terbawa arus ‘hijab gaul’ yang sedang digandrungi oleh kebanyakan remaja dan anak muda sekarang ini. ingat, yang terpenting berhijab menurut ketentuan Allah, bukan menurut para designer ataupun artis favorite. kemudian, kalo semisal uda ada niat berhijab dan sulit untuk langsung syar’i karena kendala finansial atau apalah, coba berhijabnya bertahap aja. itu udah berupa kemajuan yang patut kita hargai kan jika bersegera menindaklanjuti niat berhijab. yang terpenting ikhlas berhijab karena Allah jadi jangan lupa ditingkatkan juga cara berhijabnya ya mungkin akan ada beberapa yang merasa ‘kurang percaya diri’ saat pertama kali berhijab. biasanya suka minder karna diledekin temen-temen yang ngejek kamu kok tiba-tiba berubah jadi agamis. gak usah diambil pusinglah yang kayak gitu. palingan cuma sehari-dua hari doank mereka menjadikan kamu sebagai trending topic didalam percakapan mereka. stay cool aja. justru hal seperti itu dijadikan batu lompatan bagi kamu untuk lebih mendekatkan diri pada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala.
setelah membaca tulisan saya ini sekiranya ada yang cepat-cepat berwudhu kemudian langsung berhijab, ya Alhamdulillah. berarti kamu telah menjemput hidayahmu sendiri atas izin Allah melalui tulisan ini. sekiranya ada yang tadinya gak mau berhijab dan jadi punya niat berhijab sekarang. alhamdulillah juga. mesti cepat-cepat tu di realisasikan niatnya, sering-sering aja baca buku atau artikel tentang berhijab biar semakin yakin ^^ dan sekiranya ada yang gak bergeming dan gak ada getaran hati untuk pake kerudung sedikitpun setelah membaca tulisan ini, kemungkinannya hanya ada satu, yang membaca tulisan ini pasti laki-laki, lol :D
kalo ada yang mau repost atau copy-paste tulisan saya silakan aja asalkan jangan lupa cantumkan nama blog saya ya hehe sekian deh dari saya. jika ada salah-salah kata dan kurang berkenan dihati pembaca, sayapun minta maaf. yang salah datangnya dari saya, dan yang benar datangnya dari Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
hari ini saya kembali dengan tulisan saya mengenai hijab lagi nih. semoga berkenan untuk para pembaca yaa…
di Indonesia meskipun penduduknya mayoritas muslim, tapi ternyata masih banyak wanita-wanita muslim yang enggan berhijab. mungkin salah satu penyebabnya karena modernisasi dan globalisasi yang berkembang pesat di tanah air, dimana kebanyakan wanita Indonesia cenderung lebih suka berekspresi sebebas-bebasnya yang melegalkan pertunjukan aurat dan cenderung mengikuti trend berbusana bangsa kafir yang smakin terbuka malah smakin bangga. memang sih gak semua wanita Indonesia seperti itu, masih banyak kok muslimah Indonesia yang patuh dengan perintah Allah. tapi masih banyak juga yang membangkang dengan mengatasnamakan emansipasi wanita. padahal Islam juga mengenal emansipasi wanita. justru ketika munculnya agama Islam, wanita mulai diangkat derajatnya. dulu itu wanita hanya sebagai pemuas nafsu kaum adam, hina, gak punya harta warisan, diperbudak, serta melahirkan bayi wanita merupakan aib. semenjak turunnya wahyu Allah yaitu Al-Qur’anul karim, wanita sangat dimuliakan di dalam kitabullah tersebut bahkan Allah mengabadikan wanita dalam surah An-Nisa yang berarti wanita, itu sudah cukup menjadi bukti bahwa Allah sangat menyayangi kaum wanita. namun sayangnya, tidak banyak wanita yang memahami hal ini. kebanyakan mindset mereka yang belum berhijab adalah suatu hal yang ‘sepele’ jika berpenampilan membuka aurat.
coba deh mikir sedikit, kalo semisal kita mempertontonkan aurat kepada lelaki yang bukan mahram maka peluang terjadinya pelecehan seksual lebih tinggi, kan? apalagi kalo lelakinya itu berakhlak buruk kemudian melucuti kehormatan kita, bukankah pihak wanita yang nantinya akan paling merugi? disinilah justru peran hijab sebagai upaya pencegahan dari tindakan pelecehan seksual. jika saja kita tidak pamer aurat maka lelakipun juga tidak akan tergiur untuk menggoda, iya kan? kalo udah terjadi perkara ya jangan salahin orang lain, mending ngaca dulu pada diri sendiri. pasti ada yang salah pada diri kita hingga memicu perkara tersebut.
kita pake logika aja, waktu zaman nabi Adam Alaihis Salam, manusia sudah mampu berpikir untuk menutup kelamin mereka entah itu dalam bentuk baju atau kain aja. dan sebodoh-bodohnya manusia pun, jika dia mempergunakan otaknya untuk berpikir, pasti akan terbesit rasa malu jika alat kelaminnya terpampang bebas. terus gimana dengan wanita-wanita yang suka pamer aurat? masa pola pikirnya kalah sama manusia zaman dulu? tau gak kalo binatang itu bertindak berdasarkan hawa nafsu tanpa menyertakan akal pikiran? #ehh
Nah, sebagai manusia di zaman modern yang memiliki volume otak yang diatas rata-rata, seharusnya kita juga semakin mengerti bagaimana cara berpakaian yang baik untuk menjaga diri dari hal-hal buruk serta mampu membudayakan rasa malu. cuma satu solusi terampuh dan pastinya solusi ini datangnya dari Allah yaitu BERHIJAB.
gak usah ikut-ikutan style artis yang kamu kagumi karena kecantikannya. mereka itu terlihat cantik dan mulus karena masih ada kulit yang membalut tubuh mereka. coba kalo kulit itu terbakar api neraka akibat tidak menjalankan perintah Allah yang paling utama bagi kaum wanita, bakal masih terlihat cantik dan mulus gak? jadi ukhty, aurat itu bukan barang dagangan yang siap dijajakan ditempat umum. bukankah semakin banyak pasang mata yang bukan mahram melihat aurat kita, maka semakin tertimbun saldo dosa kita? direnungin baik-baik ya ukhti, lebih cepat berhijab akan lebih baik. saya gak bermaksud untuk menghasut, tapi ini semua nantinya akan kembali lagi untuk diri ukhti sendiri :)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, yang artinya : “Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)berikut ini saya akan memaparkan alasan-alasan klasik yang sering dilontarkan wanita muslim yang suka menunda berhijab :
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda, yang artinya: “bila kamu tidak malu, lakukanlah apa saja yang kamu inginkan,” ( HR . Bukhari dalam Kitab Ahaditsul Anbiya, hadits nomor 3225 )
1. JILBABIN HATINYA DULU
hati itu bukan aurat, gimana caranya hati make jilbab? coba benahi yang kelihatan secara fisik dulu. aurat yang benar-benar terpampang itu kan rambut, dada, paha, kulit tangan dan kaki. tutup dulu yang telihat kasat mata deh! biasanya wanita yang berdalih dengan alasan ini akan kasih pernyataan “Percuma kan berhijab tapi kelakuannya buruk.” kalo niat berhijabnya karena Allah semata insya Allah dengan sendirinya akan memperbaiki kelakuan menjadi lebih baik. yakinlah Allah pasti akan menuntun hambaNya yang mau berusaha untuk menjalankan perintahNya. kalo niat hijabnya cuma karena fashion, disuruh pacar, ikut-ikutan temen, tuntutan sekolah, dan sebagainya jelas akan cenderung melencengkan fungsi dan keutamaan berhijab itu sendiri karena mereka berhijab demi manusia, bukan demi Dzat yang telah menciptakannya.
2. BELUM DAPET HIDAYAH
gak ngerti deh sama wanita yang make alasan ini untuk berkilah, emang gimana caranya kamu tau kalo kamu udah dapet hidayah? lewat mimpi ketemu malaikat jibril gitu? atau nunggu hidayah jatuh dari langit? hadeh -_-” hidayah itu kita sendiri yang cari! caranya ya dengan kita berusaha untuk semakin mendekatkan diri pada Allah. semakin kamu merasa dekat dengan Allah pasti akan ada suatu daya tarik dan keinginan untuk selalu melaksanakan setiap perintahNya dan menjauhi laranganNya. kalo kita kerjaannya cuma tidur aja tanpa mau mau kerja, apa mungkin ada uang yang turun dari langit? sama halnya seperti hidayah, kalau kita tidak berusaha untuk menggapainya apakah mungkin hidayah akan menghampiri kita? tau gak kalo yang datengnya langsung dari Allah itu namanya AZAB, bukan hidayah. karena hidayah itu sesungguhnya didapatkan dari usaha manusia itu sendiri yang ingin menjadi pribadi sebaik-baiknya manusia di mata Allah. sedangkan azab yang datang langsung dari Allah itu diterima manusia karena kelalaian manusia itu sendiri atas kemunafikan dari perintah Allah. sebenernya dengan punya niatan ingin berhijab aja itu udah termasuk hidayah dari Allah loh.. tinggal gimana langkah kamu selanjutnya mau langsung berhijab atau malah mau menundanya? inget, sesuatu yang ditunda-tunda itu gak baik. selagi mampu, maka kerjakan! mana tau kalo kita meninggal besok, ya kan?
3. BELUM SIAP
diajak berhijab aja belum siap, kalo diajak masuk surga pasti belum siap juga (#ehh) entah yang pake alasan ini sadar gak kalo perintah berhijab itu datangnya dari Allah? gak ada toleransi alasan “belum siap” karena ini perintah dari Pencipta kita dan kita sebagai hamba wajib untuk menjalankannya! coba kalo malaikat izrail tiba-tiba dateng terus mau nyabut nyawa kita, apakah kita bisa bilang “ya malaikat, saya belum siap mati. nanti aja yah cabut nyawanya..”? kalo emang udah takdirnya mati hari itu juga ya pasti akan mati, malaikat mana mau peduli kamu siap atau gak, kamu mau atau gak. makanya gak akan ada toleransi kesiapan bagi kamu karena Allah sudah menggariskan kehidupan hambaNya. siap gak siap ya harus siap. sebenernya kesiapan seseorang itu kan bergantung pada dirinya sendiri bukan orang lain. boleh jadi sugesti “belum siap” ini muncul karena terpengaruh oleh bisikan setan. itu sugesti negatif, sebagai seorang muslim harusnya kita tidak boleh terjebak. setan akan melakukan segala cara kan agar bisa menghasut ke jalan yang sesat. pasti nanti akan ada aja yang berdalih, “Daripada nanti dilepas lagi kerudungnya karna belom siap. mending nunggu siap dulu.” sekarang yang jadi pertanyaan apa kamu mau dituntun oleh setan? setan, jin kafir dan iblis itu ahli neraka. mereka bakal kekal disana. jadi jangan mau diperbudak oleh mereka. ayo move up!!
4. TAKUT GAK DAPET JODOH
gak ada data otentik yang mampu membuktikan bahwa wanita berhijab itu susah dapet jodoh. buktinya banyak kakak-kakak hijabers yang udah menikah. gak ada jaminan kalo wanita gak berhijab itu lebih gampang dapet jodoh, buktinya masih banyak artis-artis cantik yang masih single. jadi gak usah paranoid gitu. jodoh itu Tuhan yang ngatur. tugas kita cukup memperbaiki kualitas diri kalo mau jodoh yang baik karena jodoh itu cerminan dari diri kita sendiri. Allahpun sudah memastikan bahwa wanita yang baik hanya untuk pria yang baik pula, dan sebaliknya. silakan baca surat An-nuur ayat 26. zaman skarang pria itu emang suka banget ngeliatin wanita-wanita seksi, itulah naluri mereka sebagai pria. tapi bukan brarti mereka mau menikahi wanita yang seperti itu kan? jika pria sangat senang melihat “sesuatu” yang bukan haknya cukuplah kita tahu sampai dimana kadar imannya. karena pada dasarnya menundukkan pandangan jauh lebih baik. semisal pria harus milih antara wanita salehah atau wanita seksi, kalo pria itu punya iman dan nalar yang cukup, pastilah dia lebih milih wanita salehah. karena dia tau betul kalo wanita salehah akan taat pada suami, akan menghasilkan keturunan yang baik, akan senantiasa mendampinginya menuju jalan yang lurus. nah makanya setelah berhijab kita juga harus memperbaiki akhlak supaya insya Allah bisa menjadi wanita salehah idaman pria baik-baik. oke ukhty?? ;)
5. KERUDUNG DAN JILBAB BIKIN GERAH
belum atau baru mau coba berhijab aja udah ngeluh kepanasan dan kegerahan duluan, coba bandingkan dengan wanita muslim di timur tengah sana yang semuanya berhijab. mereka tinggal di daerah gurun pasir yang suhu udaranya jelas jauh lebih tinggi daripada Indonesia, sangat panas. tapi kok mereka gak ada yang ngeluh kepanasan dan kegerahan ya? masih ada satu tempat yang paling panas selain tempat di bumi ini. jadi ukhti please berhenti jadi wanita yang banyak mengeluh. kita ambil sisi positifnya aja kalo dengan berhijab justru kulit kita terhindar dari sengatan sinar ultra violet yang dapat merusak kulit. kulit kita jadi gak kusam dan tetap terjaga kesehatannya. lagipula Allah menyuruh kita berhijab kan pasti supaya kita terlindungi. jadi mustahil jika hijab itu akan merusak diri kita. Allah gak mungkin memerintahkan suatu hal yang buruk bagi hambaNya. kalo baru mau berhijab aja udah banyak ngeluhnya, itu sama aja kalah sebelum berperang. mending coba dulu dan rasakan sensasinya dijamin deh bakal betah, nyaman dan gak akan ada niatan untuk lepas kerudung. malah kebanyakan kesan setelah berhijab itu seperti ini “Tau gini kenapa gak berhijab dari dulu aja yah?” inget ukhti, neraka itu jauh lebih panas daripada kota Jakarta. saya gak berniat nakut-nakutin loh cuma sekedar mengingatkan aja ;)
6. DILARANG ORANGTUA
Kadang ada aja Ibu yang gak mau anaknya berhijab dulu soalnya takut anaknya susah dapet jodoh lah, dikira fanatik Islam lah, atau takut anaknya mengikuti aliran-aliran tertentu. Status orangtua memang tinggi di dalam ajaran Islam, sudah kewajiban anak untuk mematuhi perintah orangtua SELAMA apa yang diperintahkan mereka sejalan dengan perintah Allah.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak.” (An-Nisa`: 36)semisal kamu udah mengukuhkan niat untuk berhijab tapi gak jadi karena larangan orangtua, mendingan kamu kasih pengertian secara baik-baik kepada orangtuamu. tunjukin aja surat-surat di Al-Qur’an tentang kewajiban berhijab. seinisiatif kamu lah rayu-rayu orangtuamu biar luluh hatinya. sering-sering aja membantu mereka. asal jangan main kasar aja sama orangtua sendiri. dan larangan orangtua jangan dijadikan sebagai penghalang bagi kamu untuk menaati perintah Allah. gak usah takut bakal diomelin, nekad aja pake kerudung. percaya deh orangtua itu sayang banget sama anaknya meskipun anaknya suka gak dengerin omongan mereka, orangtua itu akan tetep sayang bahkan dalam kondisi seburuk apapun anaknya. lambat laun insya Allah orangtua kamu juga pasti akan memaklumi pilihan kamu dan menerima keputusan kamu.
“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya .” (Al-Luqman : 15)
7. SUSAH DAPET PEKERJAAN
pekerjaan yang kamu dapatkan atas izin siapa? rizki yang kamu dapatkan atas izin siapa? masa lebih manut sama boss daripada sama Dzat yang mengizinkan kamu untuk bekerja dan mendapat rizki? alhamdulillah jika pekerjaan kamu membolehkan wanita berhijab. jika tidak, akan ada jalannya dimana pekerjaan kamu menerima hijabmu. memang gak semua pekerjaan, tapi setidaknya masih ada. cari pekerjaan yang direstui Allah. jangan sampai kita diperbudak oleh uang dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan banyak uang demi kesenangan duniawi. ingat, kita gak hidup kekal di bumi ini. antara urusan dunia dan akhiratpun harus seimbang agar kita menjadi orang yang selamat di kemudian hari. maka itu mulailah dari hal yang sederhana dulu, yaitu berhijab. nanti untuk akhlak baik dan tingkat ketebalan iman insya Allah akan mengikuti. ironis memang kalo uang itu bukan segala-galanya tapi segala-galanya memerlukan uang. mindset yang seperti itu tak jarang membuat manusia jadi gelap mata, seolah dia akan mati jika tidak mati-matian mencari uang. janganlah mengejar sesuatu yang tidak bisa dibawa mati. khususnya wanita, sampai banyak yang rela menjual diri, rela harga dirinya terinjak-injak, rela mengorbankan kehormatannya, hanya demi harta yang berlimpah. kemudian ia menjadi lalai dan berani kepada Allah karena merasa telah memiliki segalanya. kita ini para wanita akhir zaman, jangan sampai kita termasuk golongan manusia yang merugi hanya karena tidak berhijab.
8. TAKUT JELEK
hijab itu cantik di mata Allah. tapi kebanyakan wanita yang belum berhijab ini lebih takut keliatan jelek di mata manusia daripada jelek dimata Allah. penampilan fisik yang rupawan adalah bonus, justru yang paling utama dan fital itu keimanan dan bagaimana kita menjaga aurat. banyak wanita yang akan merasa cantik dan lebih percaya diri jika rambutnya yang panjang dan indah itu tergerai kemudian diperhatikan oleh khalayak banyak. bangga gitu dinilai cantik oleh orang-orang? mentang-mentang kalo udah pake krudung gak bakal keliatan lagi keindahan rambutnya trus jadi menunda berhijab deh. mentang-mentang gak mau keliatan jelek jadi gak masalah gitu menyepelekan perintah Allah? yang penting tetep tampil cantik dihadapan orang ya kan? STOP! Hijab bukan soal cantik atau gak cantik. Tapi hijab adalah perintah dari Sang Khaliq Pencipta Alam Semesta ini. Berhijab adalah sebagai bentk ketaatan kita padaNya. kebanyakan kita uda pernah coba berkerudung trus dibilang jelek sama temenmu kemudian kita akan lebih stres kepikiran apa kata orang daripada kepikiran apa kata Allah. kalau kita seperti itu sama saja kita hanya mengedepankan hal duniawi dan mengesampingkan kehidupan kita yang sesungguhnya yang abadi di akhirat. sadarlah wahai ukhty, yang dimaksud dengan cantik adalah kecintaan terhadap Allah, kemuliaan hati, dan keindahan akhak. kecakapan wajah bukanlah suatu tolak ukur bagi Tuhan untuk melihat seberapa cantiknya kamu. jelek penampilan itu sifatnya relatif, tergantung dari siapa yang melihatnya. jika berhijab itu jelek menurut manusia kan bukan berarti jelek juga dimata Allah.
Yup.. sekira itu tadi delapan alasan klasik yang paling favorite digunakan oleh wanita yang belum berhijab untuk menunda hijabnya. sedikit lagi dari saya, hijab itu bukanlah sebuah trend, jadi kamu gak perlu mengikuti gaya berbusana hijabnya artis-artis yang serba glamour itu. dan janganlah sampai terbawa arus ‘hijab gaul’ yang sedang digandrungi oleh kebanyakan remaja dan anak muda sekarang ini. ingat, yang terpenting berhijab menurut ketentuan Allah, bukan menurut para designer ataupun artis favorite. kemudian, kalo semisal uda ada niat berhijab dan sulit untuk langsung syar’i karena kendala finansial atau apalah, coba berhijabnya bertahap aja. itu udah berupa kemajuan yang patut kita hargai kan jika bersegera menindaklanjuti niat berhijab. yang terpenting ikhlas berhijab karena Allah jadi jangan lupa ditingkatkan juga cara berhijabnya ya mungkin akan ada beberapa yang merasa ‘kurang percaya diri’ saat pertama kali berhijab. biasanya suka minder karna diledekin temen-temen yang ngejek kamu kok tiba-tiba berubah jadi agamis. gak usah diambil pusinglah yang kayak gitu. palingan cuma sehari-dua hari doank mereka menjadikan kamu sebagai trending topic didalam percakapan mereka. stay cool aja. justru hal seperti itu dijadikan batu lompatan bagi kamu untuk lebih mendekatkan diri pada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala.
setelah membaca tulisan saya ini sekiranya ada yang cepat-cepat berwudhu kemudian langsung berhijab, ya Alhamdulillah. berarti kamu telah menjemput hidayahmu sendiri atas izin Allah melalui tulisan ini. sekiranya ada yang tadinya gak mau berhijab dan jadi punya niat berhijab sekarang. alhamdulillah juga. mesti cepat-cepat tu di realisasikan niatnya, sering-sering aja baca buku atau artikel tentang berhijab biar semakin yakin ^^ dan sekiranya ada yang gak bergeming dan gak ada getaran hati untuk pake kerudung sedikitpun setelah membaca tulisan ini, kemungkinannya hanya ada satu, yang membaca tulisan ini pasti laki-laki, lol :D
kalo ada yang mau repost atau copy-paste tulisan saya silakan aja asalkan jangan lupa cantumkan nama blog saya ya hehe sekian deh dari saya. jika ada salah-salah kata dan kurang berkenan dihati pembaca, sayapun minta maaf. yang salah datangnya dari saya, dan yang benar datangnya dari Allah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

